Senin, 03 Desember 2012

Penemu_Penemu Terkenal

MESIN CETAK

JOHANN GUTENBERG 1400-1468

Lazim Johann Gutenberg dianggap penemu mesin cetak. Apa yang sebetulnya dia lakukan adalah mengembangkan metode pertama penggunaan huruf cetak yang bergerak dan mesin cetak dalam bentuk begitu rupa sehingga pelbagai macam materi tulisan dapat dicetak dengan cepat dan tepat.
Tak ada penemuan yang terlompat dari pemikiran seseorang, tidak juga mesin cetak. Segel dan bulatan segel yang pengerjaannya menganut prinsip serupa dengan cetak blok sudah dikenal di Cina berabad-abad sebelum Gutenberg lahir dan suatu bukti menunjukkan bahwa di tahun 868 M sebuah buku cetakan sudah ditemukan orang di Cina. Proses serupa juga sudah dikenal orang di Eropa sebelum Gutenberg. Cetak blok memungkinkan pencetakan banyak eksemplar buku tertentu. Proses ini punya satu kelemahan: karena satu set baru serta komplit dari cukilan kayu atau logam harus dibuat untuk sebuah buku, dengan sendirinya tidaklah praktis untuk mencetak berbagai macam buku.
Sering disebut orang sumbangan terpenting Gutenberg adalah penemuannya di bidang huruf cetak yang bisa bergerak. Dalam perkara ini pun hal serupa sudah diketemukan di Cina sekitar pertengahan abad ke-11 M oleh seorang bernama Pi Sheng. Huruf-huruf cetak aslinya terbuat dari semacam tanah yang tidak bisa tahan lama. Sementara itu beberapa orang Cina dan Korea sudah melakukan serentetan penyempurnaan dan berhasil baik sebelum Gutenberg. Orang-orang Korea menggunakan huruf cetak metal, dan pemerintah Korea membantu sebuah pabrik peleburan untuk memproduksi huruf cetak di awal abad ke-15 M. Lepas dari semua ini, keliru juga jika menganggap Pi Sheng seorang yang punya pengaruh spesial. Pada tingkat pertama, Eropa tidak belajar huruf cetak bergerak dari Cina melainkan atas kreasinya sendiri. Kedua, mencetak dengan cara huruf cetak bergerak belum pernah digunakan secara umum di Cina sendiri sampai baru-baru ini saja tatkala prosedur percetakan modern mereka pelajari dari Barat.
Ada empat komponen esensial cara percetakan modern. Pertama, huruf cetak yang bergerak, berikut beberapa prosedur penyetelan dan peletakan huruf-huruf yang mapan. Kedua, mesin cetak itu sendiri. Ketiga, tinta yang serasi untuk menghasilkan cetakan. Keempat, bahan semisal kertas untuk mencetaknya. Kertas telah diketemukan di Cina bertahun sebelum mesin cetak oleh Ts'ai Lun dan penggunaannya telah tersebar luas di Eropa sebelum jaman Gutenberg. Itulah unsur satu-satunya dari proses cetak Gutenberg yang sudah siap jadi. Meskipun orang lain pernah melakukan macam-macam pekerjaan terhadap tiap-tiap komponen itu, namun Gutenberg telah berhasil melakukan macam-macam penyempurnaan. Misalnya, dia mengembangkan metal logam campuran untuk huruf cetak; menuangkan cairan logam untuk huruf cetak blok secara tepat dan teliti; minyak tinta cetak serta alat penekan yang diperlukan untuk mencetak.

Mesin Cetak Gutenberg
Tetapi, sumbangan pikiran Gutenberg secara keseluruhan lebih besar dari siapa pun juga dalam hal penyempurnaan mesin cetak. Arti pentingnya terutama terletak pada keberhasilannya menggabungkan semua unsur mesin cetak menjadi suatu sistem yang efektif dan produktif. Karena itu mesin cetak, berbeda dengan penemuan-penemuan lain sebelumnya, merupakan proses produksi besar-besaran yang utama. Sepucuk bedil dengan sendirinya jauh lebih efektif ketimbang sebuah busur dan anak panah. Sebuah buku hasil cetakan tak banyak beda dengan sebuah buku hasil tulisan tangan. Kelebihan mesin cetak dengan demikian terletak pada segi produksi besar-besarannya. Apa yang telah dikembangkan oleh Gutenberg bukanlah sebesar sebuah alat atau penemuan akal, dan bukan sekadar serentetan penyempurnaan, melainkan suatu proses produksi lengkap.
Perbendaharaan biografis kita mengenai diri Gutenberg langka sekali, kita hanya tahu dia lahir di Jerman sekitar tahun 1400 M di kota Mainz. Sumbangannya terhadap seni cetak-mencetak terjadi pada pertengahan abad dan pekerjaan terbagusnya --apa yang disebut Injil Gutenberg-- dicetak di Mainz sekitar tahun 1454 M. Anehnya, nama Gutenberg tak pernah tercantum dalam buku mana pun, tidak juga dalam Injil Gutenberg, walaupun jelas dia sendiri yang cetak dengan alat penemuannya.
Gutenberg tidak pernah tampak sebagai seorang usahawan; benar-benar dia tidak punya keinginan dapat uang dari hasil penemuannya. Dia sering terlibat dengan dakwaan pengadilan yang mengakibatkan keharusan baginya membayar tebusan dalam bentuk alat-alat perlengkapannya kepada temannya bernama Johann Fust. Gutenberg wafat tahun 1468 di kota Mainz.

Satu halaman dari kitab Injil Gutenberg yang asli
Salah satu pengaruh Gutenberg dalam sejarah dunia dapat mendatangkan keuntungan jika kita hubungkan dengan perkembangan di Cina dan Eropa di masa-masa berikutnya. Pada saat Gutenberg lahir, kedua daerah itu hampir sama majunya. Tetapi sesudah Gutenberg menemukan mesin cetak Eropa melesat maju dengan cepatnya, sedangkan Cina --yang masih menggunakan cetak blok-- perkembangannya agak lambat. Mungkin berlebihan jika kita bilang perkembangan percetakan satu-satunya faktor yang jadi penyebab perbedaan tingkat kemajuan, tetapi penemuan itu jelas punya arti penting yang tidak bisa disingkirkan.
Juga penting dicatat jika hanya tiga orang dalam daftar buku ini hidup di masa lima abad sebelum Gutenberg sedangkan enam puluh tujuh hidup di masa lima abad sesudah wafatnya Gutenberg. Ini menunjukkan betapa penemuan Gutenberg amat berarti --bahkan bisa disebut suatu penemuan penting-- dalam kaitan penarikan pelatuk revolusi kemajuan jaman modern.
Alexander Graham Bell bahkan boleh saja tidak lahir ke dunia tetapi telepon tetap diketemukan pada saat yang sama dalam sejarah. Begitu juga bisa diambil contoh penemuan-penemuan lain, tanpa Gutenberg, penemuan alat cetak modern akan tertunda beberapa generasi, dan diukur dari hebatnya pengaruh yang ditimbulkannya, tak salah lagi Gutenberg dapat kehormatan tercantum dalam daftar urutan buku ini.


KALKULUS INTEGRAL

ISAAC NEWTON 1642-1727
Alam dan hukum alam tersembunyi di balik malam.
Tuhan berkata, biarlah Newton ada! Dan semuanya akan terang benderang.











Isaac Newton, ilmuwan paling besar dan paling berpengaruh yang pernah hidup di dunia, lahir di Woolsthrope, Inggris, tepat pada hari Natal tahun 1642, bertepatan tahun dengan wafatnya Galileo. Seperti halnya Nabi Muhammad, dia lahir sesudah ayahnya meninggal. Di masa bocah dia sudah menunjukkan kecakapan yang nyata di bidang mekanika dan teramat cekatan menggunakan tangannya. Meskipun anak dengan otak cemerlang, di sekolah tampaknya ogah-ogahan dan tidak banyak menarik perhatian. Tatkala menginjak akil baliq, ibunya mengeluarkannya dari sekolah dengan harapan anaknya bisa jadi petani yang baik. Untungnya sang ibu bisa dibujuk, bahwa bakat utamanya tidak terletak di situ. Pada umurnya delapan belas dia masuk Universitas Cambridge. Di sinilah Newton secara kilat menyerap apa yang kemudian terkenal dengan ilmu pengetahuan dan matematika dan dengan cepat pula mulai melakukan penyelidikan sendiri. Antara usia dua puluh satu dan dua puluh tujuh tahun dia sudah meletakkan dasar-dasar teori ilmu pengetahuan yang pada gilirannya kemudian mengubah dunia.
Pertengahan abad ke-17 adalah periode pembenihan ilmu pengetahuan. Penemuan teropong bintang dekat permulaan abad itu telah merombak seluruh pendapat mengenai ilmu perbintangan. Filosof Inggris Francis Bacon dan Filosof Perancis Rene Descartes kedua-duanya berseru kepada ilmuwan seluruh Eropa agar tidak lagi menyandarkan diri pada kekuasaan Aristoteles, melainkan melakukan percobaan dan penelitian atas dasar titik tolak dan keperluan sendiri. Apa yang dikemukakan oleh Bacon dan Descartes, sudah dipraktekkan oleh si hebat Galileo. Penggunaan teropong bintang, penemuan baru untuk penelitian astronomi oleh Newton telah merevolusionerkan penyelidikan bidang itu, dan yang dilakukannya di sektor mekanika telah menghasilkan apa yang kini terkenal dengan sebutan "Hukum gerak Newton" yang pertama.
Ilmuwan besar lain, seperti William Harvey, penemu ihwal peredaran darah dan Johannes Kepler penemu tata gerak planit-planit di seputar matahari, mempersembahkan informasi yang sangat mendasar bagi kalangan cendikiawan. Walau begitu, ilmu pengetahuan murni masih merupakan kegemaran para intelektual, dan masih belum dapat dibuktikan --apabila digunakan dalam teknologi-- bahwa ilmu pengetahuan dapat mengubah pola dasar kehidupan manusia sebagaimana diramalkan oleh Francis Bacon.
Walaupun Copernicus dan Galileo sudah menyepak ke pinggir beberapa anggapan ngelantur tentang pengetahuan purba dan telah menyuguhkan pengertian yang lebih genah mengenai alam semesta, namun tak ada satu pokok pikiran pun yang terumuskan dengan seksama yang mampu membelokkan tumpukan pengertian yang gurem dan tak berdasar seraya menyusunnya dalam suatu teori yang memungkinkan berkembangnya ramalan-ramalan yang lebih ilmiah. Tak lain dari Isaac Newton-lah orangnya yang sanggup menyuguhkan kumpulan teori yang terangkum rapi dan meletakkan batu pertama ilmu pengetahuan modern yang kini arusnya jadi anutan orang.
Newton sendiri agak ogah-ogahan menerbitkan dan mengumumkan penemuan-penemuannya. Gagasan dasar sudah disusunnya jauh sebelum tahun 1669 tetapi banyak teori-teorinya baru diketahui publik bertahun-tahun sesudahnya. Penerbitan pertama penemuannya adalah menyangkut penjungkir-balikan anggapan lama tentang hal-ihwal cahaya. Dalam serentetan percobaan yang seksama, Newton menemukan fakta bahwa apa yang lazim disebut orang "cahaya putih" sebenarnya tak lain dari campuran semua warna yang terkandung dalam pelangi. Dan ia pun dengan sangat hati-hati melakukan analisa tentang akibat-akibat hukum pemantulan dan pembiasan cahaya. Berpegang pada hukum ini dia --pada tahun 1668-- merancang dan sekaligus membangun teropong refleksi pertama, model teropong yang dipergunakan oleh sebagian terbesar penyelidik bintang-kemintang saat ini. Penemuan ini, berbarengan dengan hasil-hasil yang diperolehnya di bidang percobaan optik yang sudah diperagakannya, dipersembahkan olehnya kepada lembaga peneliti kerajaan Inggris tatkala ia berumur dua puluh sembilan tahun.
Keberhasilan Newton di bidang optik saja mungkin sudah memadai untuk mendudukkan Newton pada urutan daftar buku ini. Sementara itu masih ada penemuan-penemuan yang kurang penting di bidang matematika murni dan di bidang mekanika. Persembahan terbesarnya di bidang matematika adalah penemuannya tentang "kalkulus integral" yang mungkin dipecahkannya tatkala ia berumur dua puluh tiga atau dua puluh empat tahun. Penemuan ini merupakan hasil karya terpenting di bidang matematika modern. Bukan semata bagaikan benih yang daripadanya tumbuh teori matematika modern, tetapi juga perabot tak terelakkan yang tanpa penemuannya itu kemajuan pengetahuan modern yang datang menyusul merupakan hal yang mustahil. Biarpun Newton tidak berbuat sesuatu apapun lagi, penemuan "kalkulus integral"-nya saja sudah memadai untuk menuntunnya ke tangga tinggi dalam daftar urutan buku ini.
Tetapi penemuan-penemuan Newton yang terpenting adalah di bidang mekanika, pengetahuan sekitar bergeraknya sesuatu benda. Galileo merupakan penemu pertama hukum yang melukiskan gerak sesuatu obyek apabila tidak dipengaruhi oleh kekuatan luar. Tentu saja pada dasarnya semua obyek dipengaruhi oleh kekuatan luar dan persoalan yang paling penting dalam ihwal mekanik adalah bagaimana obyek bergerak dalam keadaan itu. Masalah ini dipecahkan oleh Newton dalam hukum geraknya yang kedua dan termasyhur dan dapat dianggap sebagai hukum fisika klasik yang paling utama. Hukum kedua (secara matcmatik dijabarkan dcngan persamaan F = m.a) menetapkan bahwa akselerasi obyek adalah sama dengan gaya netto dibagi massa benda. Terhadap kedua hukum itu Newton menambah hukum ketiganya yang masyhur tentang gerak (menegaskan bahwa pada tiap aksi, misalnya kekuatan fisik, terdapat reaksi yang sama dengan yang bertentangan) serta yang paling termasyhur penemuannya tentang kaidah ilmiah hukum gaya berat universal. Keempat perangkat hukum ini, jika digabungkan, akan membentuk suatu kesatuan sistem yang berlaku buat seluruh makro sistem mekanika, mulai dari pergoyangan pendulum hingga gerak planit-planit dalam orbitnya mengelilingi matahari yang dapat diawasi dan gerak-geriknya dapat diramalkan. Newton tidak cuma menetapkan hukum-hukum mekanika, tetapi dia sendiri juga menggunakan alat kalkulus matematik, dan menunjukkan bahwa rumus-rumus fundamental ini dapat dipergunakan bagi pemecahan problem.
Hukum Newton dapat dan sudah dipergunakan dalam skala luas bidang ilmiah serta bidang perancangan pelbagai peralatan teknis. Dalam masa hidupnya, pemraktekan yang paling dramatis adalah di bidang astronomi. Di sektor ini pun Newton berdiri paling depan. Tahun 1678 Newton menerbitkan buku karyanya yang masyhur Prinsip-prinsip matematika mengenai filsafat alamiah (biasanya diringkas Principia saja). Dalam buku itu Newton mengemukakan teorinya tentang hukum gaya berat dan tentang hukum gerak. Dia menunjukkan bagaimana hukum-hukum itu dapat dipergunakan untuk memperkirakan secara tepat gerakan-gerakan planit-planit seputar sang matahari. Persoalan utama gerak-gerik astronomi adalah bagaimana memperkirakan posisi yang tepat dan gerakan bintang-kemintang serta planit-planit, dengan demikian terpecahkan sepenuhnya oleh Newton hanya dengan sekali sambar. Atas karya-karyanya itu Newton sering dianggap seorang astronom terbesar dari semua yang terbesar.
Apa penilaian kita terhadap arti penting keilmiahan Newton? Apabila kita buka-buka indeks ensiklopedia ilmu pengetahuan, kita akan jumpai ihwal menyangkut Newton beserta hukum-hukum dan penemuan-penemuannya dua atau tiga kali lebih banyak jumlahnya dibanding ihwal ilmuwan yang manapun juga. Kata cendikiawan besar Leibniz yang sama sekali tidak dekat dengan Newton bahkan pernah terlibat dalam suatu pertengkaran sengit: "Dari semua hal yang menyangkut matematika dari mulai dunia berkembang hingga adanya Newton, orang itulah yang memberikan sumbangan terbaik." Juga pujian diberikan oleh sarjana besar Perancis, Laplace: "Buku Principia Newton berada jauh di atas semua produk manusia genius yang ada di dunia." Dan Langrange sering menyatakan bahwa Newton adalah genius terbesar yang pernah hidup. Sedangkan Ernst Mach dalam tulisannya di tahun 1901 berkata, "Semua masalah matematika yang sudah terpecahkan sejak masa hidupnya merupakan dasar perkembangan mekanika berdasar atas hukum-hukum Newton." Ini mungkin merupakan penemuan besar Newton yang paling ruwet: dia menemukan wadah pemisahan antara fakta dan hukum, mampu melukiskan beberapa keajaiban namun tidak banyak menolong untuk melakukan dugaan-dugaan; dia mewariskan kepada kita rangkaian kesatuan hukum-hukum yang mampu dipergunakan buat permasalahan fisika dalam ruang lingkup rahasia yang teramat luas dan mengandung kemungkinan untuk melakukan dugaan-dugaan yang tepat. Newton sedang menganalisa garis cahaya
Dalam uraian yang begini ringkas, adalah mustahil membeberkan secara terperinci penemuan-penemuan Newton. Akibatnya, banyak karya-karya yang agak kurang tenar terpaksa harus disisihkan biarpun punya makna penting di segi penemuan dalam bidang masalahnya sendiri. Newton juga memberi sumbangsih besar di bidang thermodinamika (penyelidikan tentang panas) dan di bidang akustik (ilmu tentang suara). Dan dia pulalah yang menyuguhkan penjelasan yang jernih bagai kristal prinsip-prinsip fisika tentang "pengawetan" jumlah gerak agar tidak terbuang serta "pengawetan" jumlah gerak sesuatu yang bersudut. Antrian penemuan ini kalau mau bisa diperpanjang lagi: Newtonlah orang yang menemukan dalil binomial dalam matematika yang amat logis dan dapat dipertanggungjawabkan. Mau tambah lagi? Dia juga, tak lain tak bukan, orang pertama yang mengutarakan secara meyakinkan ihwal asal mula bintang-bintang.
Nah, sekarang soalnya begini: taruhlah Newton itu ilmuwan yang paling jempol dari semua ilmuwan yang pernah hidup di bumi. Paling kemilau bagaikan batu zamrud di tengah tumpukan batu kali. Taruhlah begitu. Tetapi, bisa saja ada orang yang mempertanyakan alasan apa menempatkan Newton di atas pentolan politikus raksasa seperti Alexander Yang Agung atau George Wasington, serta disebut duluan ketimbang tokoh-tokoh agama besar seperti Nabi Isa atau Budha Gautama. Kenapa mesti begitu?
Pertimbangan saya begini. Memang betul perubahan-perubahan politik itu penting kalau tidak teramat penting. Walau begitu, bagaimanapun juga pada umumnya manusia sebagaian terbesar hidup nyaris tak banyak beda antara mereka di jaman lima ratus tahun sesudah Alexander wafat dengan mereka di jaman lima ratus sebelum Alexander muncul dari rahim ibunya. Dengan kata lain, cara manusia hidup di tahun 1500 sesudah Masehi boleh dibilang serupa dengan cara hidup buyut bin buyut bin buyut mereka di tahun 1500 sebelum Masehi. Sekarang, tengoklah dari sudut perkembangan ilmu pengetahuan. Dalam lima abad terakhir, berkat penemuan-penemuan ilmiah modern, cara hidup manusia sehari-hari sudah mengalami revolusi besar. Cara berbusana beda, cara makan beda, cara kerja dan ragamnya beda. Bahkan, cara hidup santai berleha-leha pun sama sekali tidak mirip dengan apa yang diperbuat orang jaman tahun 1500 sesudah Masehi. Penemuan ilmiah bukan saja sudah merevolusionerkan teknologi dan ekonomi, tetapi juga sudah mengubah total segi politik, pemikiran keagamaan, seni dan falsafah. Sangat langkalah aspek kehidupan manusia yang tetap "jongkok di tempat" tak beringsut sejengkal pun dengan adanya revolusi ilmiah. Alasan ini --sekali lagi alasan ini-- yang jadi sebab mengapa begitu banyak ilmuwan dan penemu gagasan baru tercantum di dalam daftar buku ini. Newton bukan semata yang paling cerdas otak diantara barisan cerdas otak, tetapi sekaligus dia tokoh yang paling berpengaruh di dalam perkembangan teori ilmu. Itu sebabnya dia peroleh kehormatan untuk didudukkan dalam urutan hampir teratas dari sekian banyak manusia yang paling berpengaruh dalam sejarah manusia. Newton menghembuskan nafas penghabisan tahun 1727, dikebumikan di Westminster Abbey, ilmuwan pertama yang memperoleh penghormatan macam itu.

Penemu HIV dan HPV Berbagi Nobel Kedokteran 2008

STOCKHOLM, SENIN - Tiga orang ilmuwan Eropa berbagi penghargaan Nobel Kedokteran 2008 yang diumumkan di Stockholm, Swedia, Senin (6/10). Masing-masing:
1.Francoise Barre-Sinoussi (Prancis)
2.Luc Montagnier(Prancis)
3.Harald zur Hausen (Jrman)

Ketiga peneliti dinilai sumbangannya yang besar dalam mendeteksi penyebaran virus penyakit mematikan yang menyerang manusia saat ini. Francoise Barre-Sinoussi dan Luc Montagnier adalah penemu virus HIV (human immunodeficiency virus). Sementara zur Hausen adalah penemu HPV (human papillioma virus) yang menyebabkan kanker leher rahim.

Dalam pengumumannya, Komite Nobel menyatakan bahwa penemuan Barre-Sinoussi dan Montegnier merupakan landasan utama untuk memahami sifat biologi penyakit AIDS dan cara pengobatannya. Hasil penelitian keduanya pada awal tahun 1980-an membuat penelitian virus semakin berkembang pesat.

"Kombinasi antara penemuan dan pengobatan berhasil menurunkan penyebaran penyakit dan benar-benar meningkatkan harapan hidup penderitanya," demikain kesimpulan yang diambil komite tersebut.

Demikian pula dengan temuan zur Hausen bahwa HPV tertentu menyebabkan kanker leher rahim yang saat ini merupakan jenis kanker pembunuh kedua di dunia. Penemuan tersebut membuat pembuatan obat dan vaksin tepat sasaran.

Mereka berhak mendapatkan hadiah total sebesar 10 juta kronor atau setara Rp13,4 miliar. Hadiah tersebut akan dibagi empat, masing-masing untuk ketiga peneliti dan untuk Pusat Riset Kanker Jerman (GCRC) di Heidelberg.
Dari sumber lain:
Kompas: Selasa, 7 Oktober 2008 | 03:00 WIB

Stockholm, Senin - Nobel di bidang pengobatan dan kesehatan tahun 2008
dianugerahkan kepada tiga ilmuwan yang berjasa dalam meneliti virus
pembawa korban jutaan umat manusia. Ilmuwan asal Perancis, Francoise
Barre-Sinoussi dan Luc Montagnier, memperoleh anugerah bergengsi untuk
penelitian HIV/AIDS. Adapun ilmuwan asal Jerman, Harald zur Hausen,
dianugerahi penghargaan serupa atas penelitiannya tentang hubungan HPV
dengan kanker rahim. Sinoussi dan Montagnier menemukan human immunodeficiency virus (HIV)
yang menyebabkan AIDS yang menimbulkan kekhawatiran masyarakat global
saat ini. Virus tersebut menghancurkan kekebalan tubuh.

Temuan virus HIV oleh pasangan ilmuwan Perancis tersebut membuka
lembaran baru pemahaman biologis penyakit dan penanganan secara
antiretroviral. Pekerjaan mereka memberikan arah kepada pengembangan
metode diagnosa pasien yang terinfeksi dan produk penyeleksian darah
guna mencegah penyebaran lebih lanjut.

Sampai saat ini, HIV/AIDS belum dapat disembuhkan. Namun, setidaknya,
penyakit ini tidak lagi menjadi ”hukuman mati” berkat kemajuan pesat
riset dan pengembangan pengobatan beberapa tahun terakhir. Dengan
penanganan yang tepat, orang dengan HIV/AIDS mempunyai peluang untuk
hidup lebih lama dan berkualitas.

”Kesuksesan hasil terapi anti-retroviral (ARV) membuat harapan hidup
orang dengan HIV/AIDS sekarang mencapai tahap yang sama dengan orang-
orang yang tidak terinfeksi,” demikian catatan dari Komite Nobel dalam
rilisnya.

Belum pernah terjadi di dunia sains dan dunia pengobatan demikian
cepatnya waktu antara penemuan virus, identifikasi asal-usul penyakit,
dan ketersediaan pengobatan untuk sebuah entitas penyakit baru.

Francoise Barre-Sinoussi dan Luc Montagnier mengawali penelitian mereka
dengan mengisolasi dan mengembangkan kultur jaringan sel kelenjar getah
bening dari pasien pada tahap awal AIDS.

Francoise Barre-Sinoussi lahir dan berkewarganegaraan Perancis, bergelar
doktor di bidang virologi dari Institut Pasteur, Garches, Perancis. Dia
sekarang menjabat sebagai profesor dan Direktur Regulation of Retroviral
Infections Unit, Virology Department, Institut Pasteur.

Luc Montagnier juga lahir dan berkewarganegaraan Perancis. Dia
mendapatkan gelar doktor di bidang virologi dari University of Paris.
Montagnier menjabat sebagai Direktur World Foundation for AIDS Research
and Prevention, Paris, Perancis.

*Melawan dogma*

Sementara itu, Harald zur Hausen berhasil melawan dogma bahwa human
papilloma virus (HPV) adalah penyebab kanker leher rahim, jenis kanker
kedua yang paling sering ditemukan pada perempuan.

Dia berpandangan, HPV-DNA seharusnya dideteksi dengan pencarian secara
spesifik karena merupakan virus yang heterogen. Hanya beberapa tipe HPV
yang menyebabkan kanker.

Hausen bekerja keras membuktikan pandangannya tersebut dengan lebih dari
10 tahun meneliti berbagai tipe HPV.

Dia menemukan tipe HPV16 yang menyebabkan tumor pada tahun 1983 dan
setahun kemudian mengklon HPV16 dan 18 dari pasien yang terkena kanker.
HPV tipe 16 dan 18 secara konsisten ditemukan pada sekitar 70 persen
biopsi kanker rahim di seluruh dunia.

Penemuan Hausen memberi arahan kepada karakterisasi sejarah alami
infeksi HPV. Penemuan itu juga membuka pemahaman kepada kanker yang
disebabkan HPV. Saat ini, HPV sudah dapat dideteksi dengan pap smear
sederhana dan telah ada vaksin HPV.

Perhatian masyarakat global terhadap HPV sangat besar. Terlebih lagi
infeksi HPV ini dengan mudah terjadi melalui hubungan seksual. Virus
tersebut juga terdeteksi di 99,7 persen perempuan yang mempunyai sejarah
kanker rahim dan berefek kepada 500.000 perempuan per tahun.

Vaksin juga telah dikembangkan dengan perlindungan di atas 95 persen
terhadap risiko HPV 16 dan 18. Berkat vaksin tersebut, risiko kanker
leher rahim berkurang.

Harald zur Hausen (71) lahir dan berkewarganegaraan Jerman. Saat ini
menjadi profesor emeritus dan mantan Chairman and Scientific Director
German Cancer Research Center di Heidelberg, Jerman.

Hadiah Nobel di bidang Pengobatan dan Fisiologi dianugerahkan pertama
kali kepada Emil von Behring tahun 1901. Emil mendapatkan penghargaan
atas kerja kerasnya meneliti terapi serum, terutama penggunaannya bagi
penderita dipteria. Pemberian Nobel di bidang pengobatan sekaligus
menggarisbawahi berbagai penemuan penting di bidang pengobatan, termasuk
penisilin, rekayasa genetika, dan penggolongan tipe darah.

Pemenang nobel di bidang pengobatan tahun ini mendapat hadiah 10 juta
Swedish kronor atau setara dengan 1,42 juta dollar US. Harald zur Hausen
mendapatkan separuh dari jumlah tersebut. Selebihnya, Francoise dan
Montaigner mendapatkan masing-masing seperempat bagian.

Nobel di bidang pengobatan merupakan Nobel pertama yang diumumkan tahun
ini. Seremoni penyerahan penghargaan akan dilaksanakan di Stockholm,
Swedia, 10 Desember mendatang.(ANT/BBC/www.Nobel.org/INE)

PENDETEKSI MURAH HEPATITIS

Profesor Mulyanto, Penemu Pendeteksi Murah Hepatitis
Liputan6.com,Mataram:

Satu dari 20 penduduk di Jakarta diperkirakan menderita penyakit hepatitis. Selama ini untuk mendeteksinya diperlukan biaya yang mencapai ratusan ribu rupiah. Namun dari ketekunan Profesor Mulyanto, peneliti dari Mataram, Nusa Tenggara Barat, tes hepatitis bisa dilakukan dengan biaya sangat murah, yaitu di bawah Rp 20 ribu.
Di sebuah laboratorium sederhana, Profesor Mulyanto telah banyak menghabiskan waktunya sebagai peneliti. Pada tahun 1974, Mulyanto lulus sebagai dokter dari Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. Tapi, Mulyanto lebih memilih Provinsi Nusa Tenggara Barat sebagai tempat mengabdikan ilmu. Sebagai dokter, Mulyanto sangat sedih karena tingginya angka penderita hepatitis. Apalagi untuk memeriksa darah penderita diperlukan biaya yang sangat mahal.
Berkat ketekunannya, Mulyanto berhasil memutuskan rantai proses di laboratorium uji klinis yang terkenal rumit, lama, dan mahal menjadi singkat, mudah, dan murah. Hasilnya ialah reagen atau alat sederhana yang bisa mengindikasikan penyakit khususnya hepatitis dan Human Immunodeficiency Virus atau HIV.
Tak hanya berhenti di meja lab, Mulyanto juga melakukan penelitian dari Sumatra Utara hingga jauh ke pedalaman Papua untuk merekam jejak pola penyebaran virus hepatitis. Berkat ketekunannya ini Mulyanto diganjar beberapa penghargaan, seperti Habibie Award dan Ahmad Bakrie Award di bidang kedokteran.
Semangat dan ketekunan Mulyanto juga telah tertular kepada para mahasiswanya. Keteladanan Mulyanto sebagai dokter juga banyak memberikan inspirasi bagi mahasiswanya, para calon dokter. Mulyanto kerap membebaskan pasiennya yang tidak mampu dari biaya konsultasi, bahkan memberikan bantuan biaya menebus obat.
Walau sebagian besar waktu untuk keluarga dihabiskan dengan melakukan penelitian dan pengabdian pada masyarakat, keluarga tetaplah mendukung Mulyanto. Terutama, sang istri, Enny Yulianti.
Kendati penemuannya telah bisa menolong banyak orang, ternyata Mulyanto masih menyimpan perasaan waswas. Di tengah terus naiknya angka penderita hepatitis di Indonesia, jumlah dokter yang mau menjadi peneliti bidang imunologi justru makin sedikit.(ANS/Adhar Hakim dan Ronny Setiawan)

PEMEKIK AWAL SEMBOYAN RRI

M. JUSUF RONODIPURO : PEMEKIK AWAL SEMBOYAN RRI
Jakarta-RRI-Online,

Beliau adalah angkasawan Radio Republik Indonesia (RRI) yang sarat dengan peristiwa heroik. Pria kelahiran 30 September 1912 beristerikan Siti Fatma Rassat itu adalah salah seorang pendiri RRI ketika zaman revolusi masih bergolak. Beliau adalah pemekik awal semboyan kebanggaan setiap penyiar RRI SEKALI DI UDARA TETAP DI UDARA". Beliau juga menjadi sumber inspirasi penciptaan lagu BERKIBARLAH BENDERAKU berdasar peristiwa pada malam 21 Juli 1945. Bersama Bachtiar Lubis, beliau adalah orang pertama yang membacakan isi teks Proklamasi 17 Agustus 1945 lewat radio. Beliau pula yang merekam suara Bung Karno saat membacakan teks Proklamasi Kemerdekaan RI tersebut yang menjadikan rekaman itu sebagai satu-satunya dokumen audio otentik pembacaan proklamasi. Kendati sudah sepuh namun semangat Mohammad Jusuf Ronodipuro sepertinya tidak bisa berhenti jika hanya karena alasan batasan usia. Beliau tetap tidak bisa dududk lalu diam. Melainkan dia sepertinya masih bersemangat sebagai penyiar yang di jiwanya selalu terpatri semboyan SEKALI DI UDARA TETAP DI UDARA yang sering dia pekikan dahulu di depan corong RRI. Ronodipuro adalah salah seorang pendiri RRI saat bergolak zaman revolusi tempo doeloe. Antara tahun 1947 sampai 1956 dia giat di bidang penyiaran radio dan terakhir bertugas sebagai Kepala RRI Jakarta. Sebagai penyiar dia sekaligus merangkap pula sebagai pejuang di zaman revolusi. Beberapa sumber banyak menyebutkan bahwa Jusuf Ronodipuro adalah sumber inspirasi terciptanya lagu BERKIBARLAH BENDERAKU yang sangat heroik. Ceritanya bermula pada malam 21 Juli 1945 saat Ronodipuro yang ketika itu berusia 33 tahun menolak perintah di bawah ancaman senjata dari para serdadu Belanda yang meminta agar dia menurunkan bendera merah putih yang tengah berkibar. Ancaman senjata, dia balas dengan gertak ancaman pula -Kalau memang bendera harus turun, maka dia akan turun bersama bangkai saya!- cecar Ronodipuro yang lalu mengilhami lahirnya sebuah lagu perjuangan. Kendati bangga sebagai pejuang dan tokoh terpenting di balik pendirian RRI, namun hari ulang tahunnya yang jatuh pada setiap tanggal 30 September adalah hari yang sangat merisaukannya. Beliau, berseloroh, menyebutkan bahwa selama berpuluh tahun pemerintahan Orde Baru hari ulang tahunnya selalu diperingati dengan pengibaran bendera setengah tiang. Hal itu terkait dengan peristiwa pemberontakan PKI pada 30 September 1965. Beliau sempat merasakan berbagai posisi jabatan pada masa Orde Baru. Semenjak 31 Mei 1976 setelah menempati berbagai pos di Departemen Luar Negeri dan Departemen Penerangan, beliau pensiun. Namun baginya pensiun tak berarti harus berdiam diri di rumah. Ronodipuro masih tercatat sebagai penasehat di beberapa organisasi sosial nirlaba semacam LP3ES, Yayasan Lembaga Indonesia Amerika, dan Dewan Harian Nasional Angkatan 45. Tokoh yang sangat dihargai jasa-jasanya oleh para angkasawan RRI ini telah meninggal dunia di Jakarta tanggal 27 Januari 2008.

PENGHASIL GELOMBANG RADIO

VALDEMAR POULSEN : PENGHASIL GELOMBANG RADIO
Jakarta-RRI-Online,

Valdemar Poulsen (1869-1942) merupakan Insinyur Denmark yang pada 1903 mengembangkan peralatan yang dapat menghasilkan gelombang-gelombang radio secara terus-menerus.

Penemuan ini membantu pengembangan penyiaran radio. Pemancar lengkungnya dapat menghasilkan jangkauan frekuensi alat Singing Arc yang dikembangkan Duddell pada 1900.

Alat itu meningkatkan frekuensi dari jangkauan gelombang audio menja
di gelombang radio, memungkinkan pembicaraan dapat dikirim dalam jarak lebih dari 241 kilometer.

Pada 1920, alat Poulsen memiliki kekuatan 1.000 kilowatt dengan jangkauan 4.020 kilometer.

KERLIPAN SANG BRILIAN (LAMPU PIJAR)

Thomas Alva Edison : Kerlipan Sang Brilian
Jakarta-RRI-Online,

Thomas Alva Edison lahir di Ohio pada 11 Pebruari 1847 dan merupakan salah seorang yang paling dikenal penemuannya sepanjang masa. Dia bukan berasal dari keluarga miskin namun dia dilahirkan dari keluarga kelas menengah.

Thomas Alva Edison adalah anak bungsu dari 7 bersaudara. “Al” begitu ia biasa dipanggil, tidak dapat bicara ketika usianya hampir 4 tahun. Namun setelah itu, Ia mulai belajar dan meminta bantuan pada setiap
orang dewasa yang ditemuinya. Bila mereka tidak tahu, maka Al kecewa dan bertanya “Mengapa?”

Saat berusia 7 tahun, Al sering dimarahi gurunya karena banyak bertanya tentang hal-hal yang sulit dan berpikir tidak seperti anak-anak diusianya.

Bagi gurunya, dianggap seperti anak dungu dan stress. Seandainya ilmu psikologi modern sudah ada pada saat itu, Al mungkin dianggap sebagai korban dari Attention Deficit Syndrome (ADS) atau Sindrom Kurang Perhatian.

Nancy, Ibunda tercintanya mengetahui Al tidak disukai gurunya. Ia segera memberi perhatian serius pada pendidikan Al. Keluarga memutuskan Al keluar dari sekolah dan bundanya sendiri yang mengajari Al di rumah.

Keluarga besar Al dari Massachusetts juga turut membantu mengajari Al dan kadang ayahnya, Samuel memberi semangat kepada Al agar membaca buku-buku klasik yang bagus. Ayahnya memberi hadiah Al 10 sen setiap kali selesai membaca satu buku. Maka tak heran kalau akhirnya Al memiliki kecerdasan namun berpenampilan sederhana.

Saat berusia 11 tahun, Orangtua Al memperkenalkan dirinya pada ilmu pengetahuan yang bervariasi dengan menyuruh Al memanfaatkan perpustakaan setempat. Inilah yang menyebabkan Al lebih memilih belajar mandiri disana.

Diperpustakaan, Al mulai membaca dari buku lama yang letaknya paling bawah rak hingga rak tengah. Meski banyak membaca banyak buku, orangtuanya secara bijak mengarahkan Al agar lebih selektif terhadap buku bacaannya.

Di usia 12 tahun, Al tidak saja telah membaca sejarah kerajaan Roma, sejarah dunia, buku-buku sastra namun juga kamus lengkap dunia dan sejumlah buku praktek kimia.

Ibundanya mengetahui kalau Al menyukai bidang kimia dan elektronika, jadi beliau sering membelikan Al buku-buku yang berkenaan dengan bidang tersebut. Salah satu buku yang dimiliki Al menjelaskan bagaimana mempraktekkan percobaan kimia di rumah, dari buku itulah Al mendapatkan segalanya.

Di usia tersebut, Al nampak seperti orang dewasa. Orangtuanya memberi ijin Al untuk berjualan Koran, makanan ringan, dan permen di Stasiun Kereta Api, dia juga diijinkan berbisnis jual buah-buahan dan sayuran.

Di usia 15 tahun, Al telah menguasai prinsip dasar pekerjaannya setelah diterima bekerja sebagai satu dari seribu operator telegraf yang silih berganti dalam perang sipil amerika. Saat itulah ia memiliki kesempatan emas untuk memperbaiki kecepatan dan efisiensinya dalam mengirim dan menerima kode morse serta mempraktekan alat percobaannya yang didisain untuk memperbaiki alat tersebut.

Pada usia 16 tahun, setelah bekerja di berbagai kantor telegraf, sampailah ia pada penemuan pertamanya yang disebut dengan –pengulang otomatis (automatic repeater)- yang dapat menghantarkan sinyal diantara stasiun yang kosong. Sehingga memungkinkan orang dengan mudah dan akurat menerjemahkan kode morse tanpa ada gangguan. Anehnya, dia tidak pernah mematenkan buatannya tersebut.

Di tahun 1879, Al menerima kekecewaan yang teramat sangat ketika Alexander Graham Bell telah mengalahkannya. Bell telah mematenkan alat penghantar suara manusia. Padahal saat itu Edison juga telah mengembangkan alat ciptaannya agar dapat menghantarkan suara manusia.

Kekecewaannya itu tidak membuatnya putus asa. Edison mulai melangkah pada penemuan bola pijar listrik.

Tahun 1880, Edison dan teman-temannya membuat sekurangnya 3.000 teori yang berbeda untuk mengembangkan sebuah lampu pijar yang efisien. Lampu pijar bersinar lewat arus listrik dengan memanaskan bahan lempengan tebal (yang disebut filament/kumparan kawat) sampai cukup panas untuk membuat lampu itu bersinar.

Dalam biografi Edison seorang penulis mencatat “Ibundanya merupakan seorang guru yang lengkap dan melakukan yang terbaik bagi muridnya, beliau membawa Edison ke panggung belajar bagi dirinya sendiri, panggung belajar yang membuat hatinya tertarik dan terhibur, beliau memberi dorongan semangat agar terus berjalan di bidang itu. satu hal terbaik yang dapat beliau lakukan terhadap anak yang luar biasa.”

Thomas Alva Edison sendiri memberi kesan terhadap Ibundanya “Ibundaku telah membentuk diriku. Beliau memahamiku, dan beliau membiarkan aku mengikuti bakatku.” (ritwan, dari berbagai sumber)


PERINTIS BIDANG KOMUNIKASI

Alexander Graham Bell : Perintis Bidang Komunikasi
Jakarta-RRI-Online,


Alexander Graham Bell adalah seorang perintis di bidang telekomunikasi, Dia dilahirkan pada tanggal 10 Maret 1847 di Edinburgh, Skotlandia.

Dia pindah ke Ontario dan kemudian ke Amerika Serikat, menetap di Boston, sebelum memulai karirnya sebagai seorang Penemu Telepon. Sebelum menemukan ciptaannya, Bell sanga
t tertarik pada pendidikan untuk orang tuli. Ketertarikannya itulah yang membawanya menemukan microphone dan di tahun 1876, mesin pembicara bertenaga listrik penemuannya itulah yang sekarang ini kita sebut dengan telepon.

Di tahun 1878, Bell telah membuat telepon pertamanya di New Haven, Connecticut. Tahun 1884, sambungan jarak jauh dibuat antara Boston, Massachusetts dan Kota New York.

Kabar dari penemuannya dengan cepat tersebar bukan saja di seluruh negara bagian bahkan di seluruh eropa. Thomas Watson yang merancang bentuk. Awalnya dibuat sangat kasar dengan sepotong kayu, sebuah corong, sebuah cangkir asam, dan beberapa kawat tembaga. Namun bagian-bagian yang sederhana tersebut mampu membuat panggilan sederhana “Mr. Watson, Datanglah kesini, Saya membutuhkan Anda (karena pakaiannya terkena cairan asam)”.

Sejak meninggalnya tahun 1922, Industri telekomunikasi telah mengalami revolusi luar biasa. Sekarang, orang yang tidak dapat mendengar dapat menggunakan telepon untuk berkomunikasi. Serat optic memperbaiki kualitas dan kecepatan arus data. Sebenarnya, kemampuan anda untuk mengakses informasi tergantung pada teknologi komunikasi tersebut. Bell penemu telepon menemukan jalan bagi informasi tanpa batas.

Sekarang kabel telepon yang digunakan selain mampu membawa pesan suara dengan sangat singkat juga mampu membawa gambar video.

Bell tidak pernah membayangkan kalau ciptaannya akan secanggih itu,..luar biasa.
 

BAPAK RELATIVITAS

Albert Einstein : Bapak Relativitas
Jakarta-RRI-Online,

Albert Einstein lahir di Ulm Wurttemberg, Jerman, 14 Maret 1879 dari keluarga sederhana. Ayahnya, Hermann, memiliki perusahaan kecil yang membuat alat-alat listrik.
Sebelum dikenal sebagai Ahli fisika yang mengembangkan teori umum dan khusus relativitas, Einstein ketika kecil tidak memiliki keistimewaan dan bahkan nampak bodoh dan seperti anak yang terlambat perkembangannya.Hal ini terjadi karena ketika anak seusianya sudah dapat berbicara, ternyata ia belum bisa. Pada saat sekolah di tingkat SD, Einstein sama sekali tidak menampakkan kecemerlangan otaknya. Bah
kan, bisa dikategorikan sbagai anak bodoh, sama sepeti Newtn atau Thomas Alfa Edison. Ia tidak menyukai disiplin sekolah yang keras. Ia juga tidak menyukai mata pelajaran hapalan seperti sejarah, geografi, dan bahasa. Ia tidak suka menghafalkan fakta dan data. Minatnya hanya pada fisika dan matematika, terutama teori.Kegemaran utama Einstein adalah membaca, berpikir, dan belajar sendiri. Tak heran jika guru-guru menganggapnya pemalu, bodoh, malas belajar, dan pelanggar tata tertib.Kelakuannya tidak juga berubah meskipun telah duduk di bangku SMP. Karena hanya mau mempelajari fisika dan matematika, ia tamat SMP tanpa mendapat ijazah. Pada saat yang bersamaan, perusahaan ayahnya bangkrut. Terpaksa ia meninggalkan Jerman dan ikut orangtuanya ke Swiss. Di sana ia melanjutkan sekolah ke SMA dan berhasil lulus.Namun, ketika akan melanjutkan ke perguruan tinggi, ia harus mengulang sampai dua kali. Akhirnya ia diterima di Institut Politiknik di Zurich, Swiss. Namun, tabiatnya tetap tidak berubah! Ia jarang kuliah. Kalau saja temannya tidak meminjaminya catatan, barangkali ia tidak lulus dari kampus dan menjadi mahasiswa abadi.
Lulus kuliah tidak berarti langsung bekerja. Ia sempat menganggur selama dua tahun.
Ketika kecil, orang mengira Einstein sebagai anak yang terlambat perkembangannya. Hal ini terjadi karena ketika anak seusianya sudah dapat berbicara, ternyata ia belum bisa. Pada saat sekolah di tingkat SD, Einstein sama sekali tidak menampakkan kecemerlangan otaknya. Bahkan, bisa dikategorikan sbagai anak bodoh, sama sepeti Newtn atau Thomas Alfa Edison. Ia tidak menyukai disiplin sekolah yang keras. Ia juga tidak menyukai mata pelajaran hapalan seperti sejarah, geografi, dan bahasa. Ia tidak suka menghafalkan fakta dan data. Minatnya hanya pada fisika dan matematika, terutama teori. Kegemaran utama Einstein adalah membaca, berpikir, dan belajar sendiri. Tak heran jika guru-guru menganggapnya pemalu, bodoh, malas belajar, dan pelanggar tata tertib.
Kelakuannya tidak juga berubah meskipun telah duduk di bangku SMP. Karena hanya mau mempelajari fisika dan matematika, ia tamat SMP tanpa mendapat ijazah. Pada saat yang bersamaan, perusahaan ayahnya bangkrut. Terpaksa ia meninggalkan Jerman dan ikut orangtuanya ke Swiss. Di sana ia melanjutkan sekolah ke SMA dan berhasil lulus.

Namun, ketika akan melanjutkan ke perguruan tinggi, ia harus mengulang sampai dua kali. Akhirnya ia diterima di Institut Politiknik di Zurich, Swiss. Namun, tabiatnya tetap tidak berubah! Ia jarang kuliah. Kalau saja temannya tidak meminjaminya catatan, barangkali ia tidak lulus dari kampus dan menjadi mahasiswa abadi.

Lulus kuliah tidak berarti langsung bekerja. Ia sempat menganggur selama dua tahun.
Pada tahun 1921, ia menerima Hadiah Nobel Fisika karena penelitiannya tentang efek fotolistrik. Pada masanya, ia dikenal sebagai ilmuwan kreatif ternama dalam sejarah manusia. Buktinya, selama 15 tahun pertama di abad ke 20, Einstein memberi serangkaian teori penting yang seluruhnya merupakan pemikiran baru tentang ruang angkasa, waktu, dan gravitasi.


BOM ATOM

Julius Robert Oppenheimer : Penemu Bom Atom
Bekasi-RRI-Online,

Kebanyakan orang menyangka bahwa Albert Einstein adalah penemu bom atom, padahal penemunya adalah Julius Robert Oppenheimer.

Nama Julius Robert Oppenheimer akan selalu diingat dan dipuji dengan ciptaannya yaitu alat penghancur yang dahsyat tahun 1940an, Bom Atom.
Sebuah jenis bom yang dipakai saat Perang Dunia II. Saat musim panas 1945, bom tersebut dijatuhkan di dua kota di Jepang, Hiroshima dan Nagasaki. Membuat Jepang menyerah langsung.

Oppenheimer dilahirkan di New York City tanggal 22 April 1904. Dia besar di New York dan masuk sekolah budaya etnis di sana. Awalnya, dia tertarik pada bidang bahasa dan ingin mempelajari salah satunya dengan cepat, segera setelah dia dapat membaca teks tulisan aslinya. Selain itu, Dia juga sangat tertarik pada bidang matematika dan ilmu pengetahuan, dan secara serius lebih menekuninya dibanding kawan-kawan sebaya.

Setelah lulus dari Harvard University tahun 1925, Oppenheimer belajar di Cambridge University di Inggris dan mengejar gelar PhD di Jerman. Dia kembali ke Amerika Serikat tahun 1929 dan mulai mengajar di University of California di Berkeley dan California Institute of Technology.

Oppenheimer sangat khawatir dengan bangkitnya kekuatan fasisme di tahun 1930an dan berusaha keras menentangnya. Tahun 1939, ketika Amerika Serikat mengetahui bahwa Jerman telah berhasil memisahkan inti atom, yang berakibat Nazi dapat mengembangkan senjata ampuh secara luar biasa.

Presiden Roosevelt segera mendirikan Proyek Manhattan tahun 1941 untuk menandingi Jerman. Di bulan Juni 1942, Robert Oppenheimer ditunjuk sebagai Direkturnya.

Oppenheimer mendirikan markas penelitian untuk mengembangkan bom atom dan jenis senjata lain di Los Alamos, New Mexico. Sementara, penelitian lain juga dilakukan di Columbia University, University of Chicago, dan di Oak Ridge, Tennessee.

Oppenheimer mengundang para ahli fisika berpengalaman ke Los Alamos untuk bekerjasama menciptakan bom atom. Akhirnya Oppenheimer menangani satu tim ahli yang terdiri dari 3.000 orang lebih.

Tanggal 16 Juli 1945, Oppenheimer menyaksikan ledakan pertama bom atom di gurun New Mexico, dan beberapa orang mengatakan hal inilah yang merubah sejarah dunia selamanya. Jarak sebulan setelah percobaan, dua bom atom di jatuhkan di dua kota di Jepang. Sehingga Jepang menyerah pada tanggal 10 Agustus 1945.

Setelah perang usai, Oppenheimer memimpin Komisi Energi Atom Amerika Serikat. Ketika Presiden Truman menyetujui program pengembangan bom hidrogen yang tingkatannya lebih dahsyat lagi, Oppenheimer menentangnya. Namun suhu politik pada saat itu memanas dan menekannya.

Tanggal 21 Desember 1953, Oppenheimer diadili karena tuduhan melakukan penghiatan dengan mata-mata Soviet dan juga sikap menentangnya dalam pembuatan bom hidrogen. Meski akhirnya tuduhan itu tidak terbukti, akses keamanan yang dimilikinya dicabut serta kontraknya sebagai penasehat bagi Komisi Energi Atom diakhiri.

Tahun 1963, Presiden Lyndon B. Johnson malah memberi penghargaan pada Oppenheimer berupa Enrico Fermi Award dari Komisi Energi Atom. Terakhir Oppenheimer mengajar di Princeton University dan pensiun tahun 1966. Setahun kemudian dia meninggal dunia karena kanker tenggorokan.


PENYEMPURNA MESIN UAP

James Watt : Bukan Penemu tapi Penyempurna Mesin Uap
Bekasi-RRI-Online,

James Watt dilahirkan tanggal 19 Januari 1736, di Greenock, Skotlandia. Dia seorang penemu dan insinyur mesin kelahiran Skotlandia. James Watt menjadi terkenal karena berhasil menyempurnakan mesin uap.
Sebelumnya James Watt bekerja sebagai pembuat peralatan matematika. Namun kemudian beralih minat untuk menyempurnakan kerja mesin uap yang pada saat itu telah ditemukan oleh para insinyur berkebangsaan Inggris, Thomas Savery dan Thomas Newcomen. Mesin uap sebelumnya bekerja dengan pompa air yang didapat dari pertambangan.

James Watt secara tekun mempelajari sifat-sifat dari uap, terutama yang berhubungan dengan kepadatan,suhu hingga tekanannya. Dia merancang tempat terpisah pemadat uap dalam mesin, gunanya mencegah kehilangan uap yang besar dalam mesin silinder serta menaikan kondisi tabung.

Mesinnya ini dipatenkan pertama kali oleh James Watt tahun 1769. Dia membungkus peralatan ini dan melakukan penyempurnaan lainnya pada mesin buatan Newcomen. Diantaranya selubung uap, minyak pelumas, dan penyekat mesin silinder yang gunanya menjaga agar temperatur tinggi tetap terjaga serta mendapatkan efisiensi maksimal mesin.

Saat membuat mesin uap tersebut, Watt bermitra kerja dengan Penemu berkebangsaan Inggris, John Roebuck sebagai penyandang dana penelitiannya. Namun, di tahun 1775 peran Roebuck diambil alih oleh pengusaha Matthew Boulton, pemilik dari Soho Engineering Works di Birmingham. Dia dan James Watt mulai memproduksi mesin uap.

James Watt melanjutkan penelitiannya dan mematenkan beberapa penemuan penting, termasuk Mesin putar untuk mengendalikan berbagai macam jenis mesin, Mesin aksi ganda, yang digunakan sebagai alternatif bagi mesin silinder dan indikator uap yang mencatat tekanan uap dalam mesin.

James Watt pensiun dari perusahaan tahun 1800 dan setelah itu terjun kembali dalam dunia penelitian.

Gaya sentrifugal atau alat pengatur bola terbang yang ditemukannya tahun 1788, yang secara otomatis mengatur kecepatan mesin masih digunakan sekarang.

Alat tersebut menciptakan prinsip umpan balik dari mekanisme servo, yaitu hubungan antara output dan input, yang menjadi konsep dasar dari otomatisasi.

Satuan listrik –watt- diabadikan dari namanya sebagai penghargaan atas jasa-jasanya. Selain itu, James Watt dikenal dalam lingkungan insinyur teknik sipil yang membuat survei tentang rute kanal. Lewat temuannya di tahun 1767 berupa teleskop yang diadaptasi untuk mengukur jauh. James Watt juga memperkenalkan istilah satuan tenaga kuda.

James Watt meninggal di Heathfield, Inggris 19 Agustus 1819. 


TEKNOLOGI PENGERAS SUARA DAN HOME THEATRE

HENRY KLOSS : Penemu Teknologi Pengeras Suara dan Home Theatre
Jakarta-RRI-Online,

Dalam industri elektronika, nama Henry Kloss merupakan seorang legendaris. Pada tahun 1952 dia membuat penelitian tentang akustik. Dibantu dengan seorang teman, Insinyur Edgar Villchur menciptakan pengeras suara akustik, yang diberi nama AR-1. Pengeras suara seukuran rak buku tersebut dapat mengeluarkan suara bass dengan baik. Penggeras suara ini merupakan jenis pertama, banyak orang berpendapat bahwa ciptaannya inilah yang merubah dunia industri selamanya.

Di awal tahun 60-an, Kloss bekerja di perusahaan KLH, saat itu dia membuat radio FM pertama yang dapat dipilih-pilih, bernama Model 8. Produk tersebut merupakan produk yang sukses dipasaran dengan menggunakan transistor. Kemudian dibuat lagi Model 11 yang bentuknya berupa gramopon yang dapat dibawa-bawa (portebel).

Di tahun 1967, Kloss mendirikan perusahaan sendiri bernama Advent. Kloss mulai bekerja dengan pendekatan modern dalam mendesain pengeras suara. Dia yakin dengan menggunakan bahan-bahan berkualitas tinggi serta desain yang inovatif akan menghasilkan sebuah produk pengeras suara yang bagus. Ini merupakan falsafah kerja sederhana, membuat pengeras suara Advent menjadi acuan standar saat itu.

Kloss menjadi seorang perintis pembuatan home theater melalui produk yang sukses dipasaran menggunakan sistem proyeksi dua belah suara. Dia memperkenalkan produk tersebut bernama Model 200, tipkaset pertama yang menggunakan teknologi Dolby B pengurang noise. Teknologi tersebut dapat membantu audio kaset dari sekedar suara menjadi media musik.

Menurut Kloss sekarang kualitas radio banyak yang menurun karena orang tidak ambil pusing apakah barang tersebut tahan lama atau tidak.

“Sekarang jamannya, barang yang paling murahlah yang akan saya beli, jika saya suka ya saya beli. Jika saya tidak suka saya cari yang lain. Barang yang tahan lama tidak menjadi pertimbangan. Orang-orang tidak bertanya mana radio yang bagus. Tidak ada hasrat untuk membeli radio yang bagus padahal anda memiliki produk yang bagus.” Katanya.

Kloss punya banyak ide untuk membuat produk radio dan sound sistem baru. Di usia 73 tahun, Kloss masih membantu membenahi teknologi home teater di bengkel Cambridge di Newton, Massachusetts. Dia menciptakan produk pengeras suara yang didukung subwoofer dan subcompact dengan 3 saluran tata suara multimedia yang diperuntukan bagi perusahaan, teknologi tersebut juga dimasukan ke dalam produk radio yang bernama Model 88 yang menggabungkan gelombang AM/FM, desain elektronik mutakhir, komponen amplifier berkualitas tinggi didukung subwoofer.

Untuk kerjanya itulah Kloss termasuk ke dalam orang yang berjasa dalam bidang audio selain itu ia juga mendapat penghargaan Emmy Award.


GELOMBANG RADIO FM

Edwin Howard Armstrong : Penemu gelombang Radio FM
Jakarta-RRI-Online,


Edwin Howard Armstrong dikenal sebagai “Bapak penemu radio F
M”. Dia dilahirkan pada tanggal 18 Desember 1890 di New York City. Pada usia 14 tahun ia bercita-cita ingin menjadi seorang penemu. Ketika remaja, dia mulai menjadi tukang service alat-alat rumahtangga tanpa kabel (nirkabel), dan ketika duduk di bangku SMA, dia telah membuat tiang antena di depan rumahnya untuk mempelajari teknologi nirkabel.

Dia dengan cepat dapat permasalahan pada alat komunikasi tersebut, ia dapat menemukan kelemahan signal pada penerima akhir transmisi komunikasi. Sementara tidak ada cara lain untuk memperkuat tenaga pada pengiriman akhir.

Setelah tamat SMA, dia masuk ke Universitas Columbia jurusan teknik dimana dia melanjutkan penelitiannya dibidang nirkabel.

Selama tahun ke tiga di Universitas Columbia, Armstrong memperkenalkan temuannya : Penguat gelombang radio pertama (radio amplifier).

Dia telah mempelajari cara kerja tabung Lee DeForest dan kemudian mendisain ulang dengan mengambil gelombang elektromagnetik yang datang dari sebuah transmisi radio dan dengan cepat memberi sinyal balik melalui tabung. Hanya sesaat, kekuatan signal akan meningkat sebanyak 20.000 kali per detik.
Penomena ini oleh Armstrong di sebut dengan -Regenerasi- merupakan penemuan penting dan perlu saat radio pertama kali ada.

Dengan pengembangan ini, insinyur radio tidak memerlukan 20 ton generator agar stasiun radio mereka mengudara. Desain sirkuit tunggal temuan Armstrong menjadi kunci kelangsungan gelombang transmitter yang menjadi inti operasional radio saat ini. Dia lulus sarjana teknik tahun 1913.

Dia mempatenkan ciptaannya dan memberi lisensinya pada Marconi corporation tahun 1914.

Di tahun 1920, Westinghouse membeli hak paten Armstrong atas penerima Superheterodyne, dan memulai kiprahnya menjadi stasiun radio pertama bernama KDKA di Pittsburgh. Radio menjadi sangat popular pada saat itu, dan setelah itu bermunculan terus gelombang radio lainnya. RCA (The Radio Corporation of America) segera membeli seluruh hak paten radio begitu juga radio lain ikut membelinya.

Setelah perang usai, Armstrong kembali ke Columbia University bekerja sebagai professor. Tahun 1923 dia menikah dengan Marion MacInnes, sekretaris dari Presiden RCA, David Sarnoff. Pada dekade tersebut dia terlibat dalam perang perusahaan dalam mengendalikan hak paten radio. Hal ini berlanjut sampai awal tahun 1930, dan Armstrong kalah di pengadilan.

Sementara, dia terus melanjutkan penelitian untuk memecahkan masalah statistik radio.

Di awal tahun 1920 dia memutuskan hanya ada satu solusi, yaitu merancang system yang sama sekali baru.

Tahun 1933 dia memperkenalkan sistem radio FM (frequency modulation), yang memberi penerimaan jernih meskipun ada badai dan menawarkan ketepatan suara yang tinggi yang sebelumnya belum ada. Sistem tersebut juga menyediakan sebuah gelombang tunggal membawa dua program radio dengan sekali angkut. Pengembangan ini disebut dengan –Multiplexing-.

Tahun 1940 Armstrong mendapat ijin untuk mendirikan stasiun radio FM pertama yang didirikan di Alpine, New Jersey.

Tahun 1941, Institut Franklin memberi penghargaan Armstrong berupa medali Franklin, yang merupakan salah satu penghargaan tertinggi komunitas ilmuwan.

Meskipun Armstrong kalah dalam perang perusahaan selama bertahun-tahun memanfaatkan hak ciptanya, Armstrong mati bunuh diri di tahun 1954. Jandanya melanjutkan perjuangan Armstrong bertempur di persidangan dan memenangkan jutaan dollar.

Di awal 60-an, saluran FM mendominasi system radio, dan bahkan digunakan untuk komunikasi antara bumi dan luar angkasa.


TEKNOLOGI REMOTE TV

Robert Adler : Penemu Teknologi Remote TV
Bekasi-RRI-Online,


Robert Adler memegang 180 hak paten alat-alat elektronik y
ang digunakan oleh berbagai kalangan sampai saat ini dan namanya sangat dikenal sebagai perintis dalam pengembangan remote kontrol.

Robert Adler dilahirkan tahun 1913 di Vienna, Austria dan mengenyam pendidikan disana. Karier puncak akademisnya dalam bidang Fisika bergelar Ph.D pada usia 24 tahun diperoleh dari Universitas Vienna (1937).

Segera setelah mendapat gelar tersebut, dia berimigrasi ke Amerika Serikat dan bekerja di Divisi Riset Zenith Electronics Corporation (yang kemudian menjadi Zenith Radio Corporation).

Selama Perang Dunia II, Robert Adler secara khusus menangani peralatan komunikasi militer, termasuk menangani alat penguat frekuensi tinggi dan filter elektromekanik untuk radio pesawat.

Dalam istilah teknologi, akan selalu ada seseorang yang melakukan perluasan aplikasi dari teknologi yang tidak semua dapat melakukannya.

Adler kemudian melanjutkan pekerjaannya, ketika di tahun 1960 dia menyelidiki manfaat dari permukaan gelombang akustik dalam filter frekuensi pada televisi berwarna. Sekarang, teknologi gelombang akustik secara mendasar digunakan pada layar TV dan layar komputer sentuh.

Setelah perang usai, Adler kembali memberi perhatian khusus pada teknologi televisi. Penemuan awal Adler adalah tabung hampa yang disebut dengan “gated-beam” yangmana fungsinya menghilangkan masalah besar dari gangguan suara pada penerima tv dengan sekali tekan. Sehingga menghemat biaya. Adler juga memimpin tim yang menemukan sebuah papan sirkuit singkronisasi khusus yang menyempurnakan penerimaan pada stasiun penyiaran tv yang terletak di pinggiran kota. Namun keberhasilan Adler yang luar biasa adalah menemukan remote kontrol tanpa kabel.

Zenith memproduksi remote TV pertama tahun 1950, dengan merek “Lazy Bones”. Pada alat tersebut terdapat tombol on/off dan perubah saluran TV yang berfungsi dengan baik, namun penggunaannya tidak praktis karena menggunakan kabel yang tersambung dengan TV yang terbukti berbahaya dan membatasi gerak pemakai.

Tahun 1955, Zenith memproduksi remote tanpa kabel “Flashmatic” yang pada dasarnya merupakan sebuah lampu senter yang disorotkan pada sel photo yang terletak di sudut TV. Sialnya, sel photo tersebut bereaksi pada sinar matahari.

Jalan pemecahannya adalah membuat remote yang berkomunikasi dengan TV lewat suara, bukan dengan sinar ---- khususnya, lewat suara ultra yang berada pada frekuensi tinggi yang telinga manusia tidak dapat mendengarnya.

Peralatan remote control tersebut sangatlah sederhana bahkan tidak menggunakan beterai.

Tombol menekan salah satu dari empat batang almunium ringan dalam remote, seperti sebuah tombol piano memukul senarnya. Penerima TV menerjemahkan nada frekuensi tinggi ini sebagai sinyal pemindah saluran, on/off suara, maupun menghidup/matikan TV. Ada kenaikan biaya 30% yang dibebankan pada konsumen pada awalnya, namun sistem yang populer tersebut tidak diragukan lagi kemampuannya.

Tahun 1960an, Adler memodifikasi sistemnya untuk menghasilkan sinyal ultrasonik secara elektronik.

20 tahun kemudian, remote control TV suara ultra secara perlahan menjadi standar tambahan televisi.

Di awal tahun 1980an, teknologi remote beralih pada teknologi sinar infra merah dan lebih dari 9 jutaan TV terjual oleh Zenith dan merek lain, beserta sistem remote kontrol ciptaan Adler.

Tahun 1963, Adler memperoleh jabatan sebagai Direktur Utama dan Direktur Riset di Zenith. Kemudian menjadi penasihat teknis perusahaan sampai tahun 1997. Adler juga memenangi penghargaan bergengsi, IEEE’s Edison Medal tahun 1980. 


MESIN DIESEL

Rudolf Diesel : Penemu Mesin Diesel
Teman-teman pernah mendengar mesin diesel bukan ? Nah, nama 'diesel' tersebut ternyata berasal dari nama penemunya. Mau tahu biografi singkatnya ? Rudolf Diesel lahir di Paris Perancis tanggal 18 Maret 1858. Rudolf merupakan pencipta mesin bertekanan panas yang dikenal dengan mesin diesel. Setelah lulus dari Politeknik Munich, Rudolf bekerja sebagai teknisi mesin pendingin pada Perusahaan mesin pembuat es Linde di Paris. Tahun 1890 dia pindah ke Berlin untuk mengelola perusahaan yang bergerak dalam bidang teknik perkantoran. Meskipun telah bekerja di kantoran, minatnya pada rancangan mesin tak pernah hilang dari ingatannya. Diesel mengerjakan sebuah gagasannya untuk membuat mesin panas yang efisien saat luang. Rancangan itu baru terwujud di tahun 1892 dan hak patennya keluar setahun kemudian.
Rancangan Diesel sangat efisiensi dibandingkan mesin yang ada pada saat itu. Mesin diesel tidak memerlukan pembakaran luar dengan mencampur udara dan bahan bakar yang ada di dalam mesin. Lebih dari itu, mesin ini dilengkapi dengan penekan udara dalam mesin silinder dan memanaskannya hingga ke mesin, tekanan udara tersebut akan berhubungan dengan udara yang ada sebelumnya diakhir tempo tekanan, tekanan inilah yang memanaskan mesin.
Hasilnya mesin diesel lebih kecil dan lebih ringan daripada mesin sebelumnya yang biasa digunakan pada kendaraan serta tidak menggunakan bahan bakar sebagai sumber pembakaran. Diesel ingin melihat rancangannya menjadi nyata, sebuah mesin yang handal. Untuk menyempurnakannya dia membutuhkan perusahaan besar untuk bekerjasama sebagai penyandang dana dalam pembuat mesin tersebut.
Setelah memperoleh rekan bisnisnya, dia langsung memproduksi sebuah mesin ujicoba dan prototipenya berhasil dibuat tahun 1893. Pada tes awal, hasilnya membahayakan, Diesel hampir tewas ketika salah satu mesinnya meledak. Namun hasil tes tersebut membuktikan bahwa bahan bakar dapat terbakar tanpa percikan bunga api. Dia bekerja dengan cekatan untuk memperbaiki model mesinnya dan berhasil melakukan ujicoba di tahun 1897.
Setahun kemudian, Diesel menjadi orang kaya raya. Mesin ciptaannya secara teoritis 75 persen lebih efisien sementara mesin lama memiliki tingkat efisien 10 persen dibandingkan mesin uap. Mesin diesel langsung digunakan sebagai tenaga untuk mobil, truk, dan kapal laut. Selain itu juga digunakan sebagai sumber tenaga listrik, jalur-jalur pipa, penyiram tumbuhan, pertambangan, pabrik-pabrik dan ladang minyak. Bahkan sampai saat ini mesin diesel masih dipakai dan menjadi konsep dasar bagi penemu-penemu lainnya.
Mesin diesel memiliki pengaruh besar dalam era revolusi industri, menyediakan tenaga yang lebih efisien dan lebih murah bagi beraneka ragam industri di seluruh dunia. Karena mesinnya tidak memerlukan pembakaran batu bara, sehingga perusahaan alat transportasi kereta dan kapal laut dapat menghemat banyak uang. tentu saja hal tersebut tidak menguntungkan bagi industri pertambangan batu bara dan peranannya pun mulai berkurang.
Pada 29 September 1913, Diesel menghilang dari kapal laut yang ditumpanginya menuju London. Mayatnya baru ditemukan dipantai beberapa hari kemudian. Misteri di balik kematiannya masih misterius sampai sekarang. Sebagian percaya mungkin dia bunuh diri, sementara lainnya berspekulasi bahwa dia dibunuh oleh pengusaha batu bara. 

GARIS GAYA MAGNET



Michael Faraday, Sang Penemu Garis Gaya Magnet
SAAT ini, dinamo motor merupakan komponen penting pada kebanyakan alat-alat listrik sebagai mesin penggerak. Bahkan anak kecil pun sudah mengenal dinamo untuk mainan tamiya mereka. Dinamo merupakan salah satu hasil kreativitas Sang Penemu Sejati, Michael Faraday.
Michael Faraday adalah seorang ahli dalam bidang kimia dan fisika. Dia lahir pada tanggal 22 September 1791 dan wafat pada tanggal 25 Agustus 1867. Dia dikenal sebagai perintis dalam meneliti tentang listrik dan magnet, bahkan banyak dari para ilmuwan yang mengatakan bahwa beliau adalah seorang peneliti terhebat sepanjang masa. Beberapa konsep yang beliau turunkan secara langsung dari percobaan, seperti garis gaya magnet telah menjadi gagasan dalam fisika modern.
Faraday lahir di sebuah keluarga miskin di Newington, Surrey dekat London. Faraday muda termasuk anak yang kritis namun ia hanya mengenyam sedikit pendidikan dibandingkan sekolah dasar. Walaupun demikian, itu tidak membuat dirinya minder dan berputus asa untuk terus belajar. Pada saat umurnya 14 tahun, ia magang di sebuah usaha penjilidan buku. Di sinilah ia mulai tertarik dengan ilmu fisika dan kimia. Setelah mendengar kuliah seorang dosen kimia terkenal saat itu, Humphry Davy, ia mengirimkan catatan kuliahnya kepada sang dosen. Ternyata sang dosen tertarik dan mengangkat Faraday sebagai asistennya di Laboratorium Universitas terkenal di London ,saat itu dia berusia 21 tahun.
Pada tahun pertama kerja di laboratorium, Faraday menemukan dua senyawa klorokarbon dan berhasil mencairkan gas klorin dan beberapa gas lainnya. Kemudian berhasil memisahkan senyawa benzena pada tahun 1825 di mana ia diangkat sebagai ketua laboratorium.
Pada tahun 1807, Davy yang memiliki pengaruh besar dalam pemikiran Faraday telah meramalkan bahwa logam natrium dan kalium dapat diendapkan dari senyawanya dengan bantuan arus listrik, suatu proses yang dikenal sebagai elektrolisis. Faraday dengan penuh semangat berusaha keras untuk membuktikan ramalan dosennya tersebut dan pada tahun 1834 hal tersebut menjadi kenyataan maka munculah satu hukum baru tentang listrik, yang dikenal dengan Hukum Faraday.
Penelitian Faraday di bidang listrik dan elektrolisis dipandu oleh kepercayaannya bahwa listrik merupakan salah satu dari kekuatan alam yang lain seperti panas, cahaya, magnet dan kecenderungan kimia. Walaupun idenya tersebut keliru, tapi hal ini membuat ia masuk ke dalam dunia elektromagnetik.
Pada tahun 1785, Charles Coulomb merupakan orang pertama yang menunjukkan prilaku bahwa muatan listrik saling tolak satu sama lain dan hal itu berakhir sampai tahun 1820, Hans Christian Oersted dan Andre Marie Ampere menemukan bahwa arus listrik menghasilkan medan magnet. Hal itu mengubah pemikiran Faraday tentang kekekalan energi dan membuat ia menjadi yakin bahwa medan magnet dapat menghasilkan arus listrik. Ia pun berhasil membuktikannya pada tahun 1831 dan menjadi ide pembuatan dinamo atau generator di mana listrik yang dihasilkan berasal dari mekanik.
Pemikiran dan satu percobaan fenomena elektromagnetik yang ditunjukkan Faraday mengenai konsep garis gaya dibantah oleh sebagian besar ahli fisika matematik Eropa, mereka menganggap bahwa muatan listrik saling tarik dan tolak satu sama lain dipengaruhi oleh jarak dan membuat garis gaya menjadi tidak penting. Akan tetapi seorang ahli fisika terkenal pada saat itu, James Clerk Maxwell menerima pemikiran Faraday dan mengubahnya ke bentuk persamaan matematik dan menjadi tonggak lahirnya teori medan modern.
Hasil kreativitas Faraday yang lain (1845) adalah tentang intensitas medan magnet yang dapat memutarkan bidang cahaya terpolarisasi dan sekarang dikenal dengan efek Faraday. Fenomena ini telah digunakan untuk menentukan struktur molekul dan memberikan informasi tentang medan magnet galaksi.
Faraday menggambarkan banyak penelitiannya tentang listrik dan elektromagnet dalam tiga volum berjudul Experimental Researches in Electricity (1839, 1844, dan 1855), Catatan penelitiannya dibuat tarikh dalam Experimental Researches in Chemistry and Physics (1858). Pada tahun 1855, Faraday berhenti meneliti karena masalah kesehatan tapi ia meneruskan pekerjaannya sebagai dosen sampai 1861. Pada tanggal 25 Agustus 1867, Faraday sang penemu tutup usia dengan meninggalkan semua hasil karyanya, namun seluruh jasanya baik berupa produk maupun pemikiran akan selalu dikenang oleh dunia serta menjadikannya sebagai sang penemu sejati.
Ringkasan Hidup dan Karya Faraday
  1. 22 Sept 1791 Michael Faraday dilahirkan di daerah dekat London, Inggris.
  2. 27 Okt 1813 Bersama Humphrey Davy menyelidiki teorinya tentang aktivitas vulkanik.
  3. 1821 Menggambarkan prinsip dinamo.
  4. 1821 Menemukan motor listrik pertama.
  5. 1821 Meneliti medan magnet di sekeliling konduktor.
  6. 1823 Mencairkan gas klorin.
  7. 1831 Menemukan induksi elektromagnetik.
  8. 1831 Meneliti tentang magnet bergerak menyebabkan arus listrik.
  9. 1831 Menemukan garis gaya magnet.
  10. 1831 Menemukan dinamo listrik.
  11. 1831 Menemukan transformer listrik.
  12. 1831 Membuat hukum tentang induksi.
  13. 1832 Menjelaskan hukum tentang elektrolisis dan mengambil istilah "ion" untuk partikel yang diyakini bertanggung jawab dalam membawa arus.
  14. 1833 Mengembangkan hukumnya dalam bidang elektrolisis.
  15. 1845 Meneliti rotasi cahaya terpolarisasi oleh medan magnet.
  16. 1845 Menemukan bahwa perambatan cahaya pada materia dapat dipengaruhi oleh medan magnet eksternal.
  17. 1850 Memperbaiki penelitiannya yang gagal untuk mencari hubungan antara gravitasi dan medan elektromagnetik.
  18. 25 Agust 1867 Ia meninggal di Inggris sebagai ahli kimia dan fisika yang berkontribusi dalam kemajuan ilmu pengetahuan.
Sumber : Pikiran Rakyat (10 Juni 2004)




 


 
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar